Monday, 7 May 2012

Menampilkan file yang di sembunyikan virus

postingan ini saya tuliskan karena saya sering di serang virus yg nyusahin bikin file file kita jadi hilang ,, sbnernya tidak hilang melainkan di Hidden begini cara mengembalikannya ..

 1. kllik start > Klik Run > ketikan cmd lalu tekan enter

 2. apabila sudah keluar jendela command prompt nya ketikan seperti yg ada pada gambar dibawah ini :



gambar di atas menunjukan kalo semua file yang disembunyikan di drive D akan di tampilkan,,
jadi kalo anda ingin drive yg lain, silakan masuk ke drive yg anda inginkan saja,, sekian 
smoga bermanfaat

Read more »

Friday, 4 May 2012

Fungsi Disk Defragmenter


Pada kesempatan ini saya mau membahas mengenai Fungsi Disk Defragmenter pada windows XP. Mungkin teman-teman sudah tahu fungsinya, tapi saya mau berbagi dengan yang belum tahu :)
Fungsi Disk Defragmenter adalah mengatur / menata file yang ada di harddisk (HDD) supaya stabil. File yang tidak tertata dikarenakan kita sering membuka - menutup suatu aplikasi. Kalau kita membuka aplikasi otomatis windows kita mencari space disk yang kosong. Kalau space nya sudah hampir penuh komputer kita menjadi lambat.

Disk Defragmenter dapat di ilustrasikan seperti di sebuah ruang perpustakaan. Di dalam perpustakaan pasti terdapat banyak buku-buku yang dikelompokkan menurut kategorinya, misalnya buku komputer di tata dengan buku komputer yang sejenis / sama babnya. kalau buku IPA di tata dengan buku IPA, begitu juga dengan buku yang lain. Si peminjam pasti memilih-milih buku tersebut dan kalau sudah selesai membaca terkadang mengembalikan buku tersebut tidak pada tempaynya. Mungkin ditaruh di rak buku yang kosong karena terburu-buru mengembalikan buku tersebut. Kalau petugas perpustakaannya belum mengatur buku-buku yang belum tertata pasti pembaca lainnya akan kesulitan mencari buku yang ingin dicari karena posisi bukunya berantakan. Yang pasti petugas perpustakaan akan menata buku-buku yang posisinya tidak pada kategorinya menjadi lebih rapi agar pembaca lainnya lebih mudah dalam menemukan buku yang ingin dicari. Nah si petugas perpustakaan tersebut bisa dikatakan aplikasi yang disediakan oleh windows, yaitu Disk Defragmenter :)

1.Silakan Klik Start - All Programs - Accessories - System Tools - Pilih Disk Defragmenter

2.Kemudian, pilih drive yang akan di defrag. Misalnya drive C:





3. Silakan klik analyze untuk menganalisa file yang ada drive yang akan di defrag (drive C:). Jika ada file yang belum tertata pasti ada peringatan untuk mendefrag drive tersebut.

4. Silakan klik defragment. Tunggu prosesnya sampai selesai




5. Kalau prosesnya nanti ada dua pilihan yaitu view report dan close. Klik view report untuk melihat info drive Anda yang telah di defrag. Klik close untuk keluar.





Read more »

Thursday, 3 May 2012

Mengenal bagian bagian pada mainboard


Tampilan mainboard

Konektor Keyboard



Ada dua tipe konektor yang menghubungkan motherboard dengan keyboard. Satu adalah konektor serial, sedangkan satu lagi adalah konektor PS/2. Konektor serial atau tipe AT berbentuk bulat, lebih besar dari yang model PS/2 punya, dengan lubang pin sebanyak 5 buah. Sementara, konektor PS/2 memiliki lubang pin 6 buah dan diameternya lebih kecil separuhnya dibanding model AT.


Port Paralel dan Serial


Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer, scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel. Port serial biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse. Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang merepotkan.


Konektor Power


Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard. Kabel ini terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah bertipe ATX.


Konektor Floppy dan IDE

Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan permanen seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave. Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan dikenali oleh komputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di motherboard.

Socket Memori

Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul. Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah. Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.

Socket atau Slot Prosesor

Terdapat beberapa tipe colokan untuk menancapkan prosesor Anda. Model paling lama adalah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau populer dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya digunakan untuk prosesor model lama (sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang dinamakan Socket 370. Socket ini mirip dengan Socket 7 tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel untuk prosesor bikinan Intel. Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah Socket A, di mana jumlah pinnya juga berbeda dengan socket 370. Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek prosesor Athlon. Untuk keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang digunakan disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.

Batere CMOS

Batere ini berfungsi untuk memberi tenaga pada motherboard dalam mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika ia tidak/belum mendapatkan daya dari power suppy.

BIOS atau Basic Input/Output System

Chip memori ini berfungsi buat mengendalikan interaksi antara hardware dan software. Tanpa adanya BIOS ini, komputer sehebat apa pun akan tetap bodoh.


Slot Ekspansi

Terdapat dua tipe slot ekspansi yakni tipe PCI dan ISA. PCI atau Peripheral Componen Interconnect merupakan slot yang dirancang berdasarkan standar PCI Standard Interest Group. Sementara ISA alias Industry Standard Architecture merupakan slot yang pertama kali dikembangkan oleh IBM-AT. Itulah bagian-bagian terpenting dalam motherboard. Kalau Anda ingin mendalaminya lebih jauh, disarankan untuk membuka kotak CPU sehingga Anda akan tahu, mana bagian-bagian yang dijelaskan di atas. Kalau Anda ingin mengganti atau menambah sesuatu komponen, tinggal Anda tancapkan lalu jalankan (plug and play). Hampir semua komponen komputer sekarang sudah bersifat pnp. Segera buka atau praktikkan supaya Anda tidak lupa.



Read more »


 
Cheap Web Hosting | Top Web Hosts | Great HTML Templates from easytemplates.com.